
Keinginan Seorang Wanita
Untuk Tetap Langsing
Setiap
wanita pasti menginginkan bentuk tubuh yang langsing dan ideal. Sering kali
banyak anggapan bahwa tubuh yang kurus merupakan tubuh yang ideal dan dikatakan
langsing, sehingga banyak sekali diantara mereka yang melakukan diet sampai
diet yang ketat. Usaha diet ini dilakukan semata-mata untuk menurunkan berat
badan yang berlebih.
Diet memang baik dilakukan oleh orang yang memiliki berat badan di atas normal supaya berat badan menjadi normal dan ideal serta terhindar dari obesitas. Akan tetapi ada dampak buruk juga dari diet ini jika diet yang dilakukan tidak sehat dan tidak sesuai dengan aturan. Biasanya diet yang terlalu ketat menyebabkan penyakit yang sangat serius. Berbagai macam penyakit berbahaya dan mematikan bisa mengancam akibat diet ini. Salah satu nama penyakit berbahaya akibat diet adalah Anoreksia.
Anoreksia
Diet memang baik dilakukan oleh orang yang memiliki berat badan di atas normal supaya berat badan menjadi normal dan ideal serta terhindar dari obesitas. Akan tetapi ada dampak buruk juga dari diet ini jika diet yang dilakukan tidak sehat dan tidak sesuai dengan aturan. Biasanya diet yang terlalu ketat menyebabkan penyakit yang sangat serius. Berbagai macam penyakit berbahaya dan mematikan bisa mengancam akibat diet ini. Salah satu nama penyakit berbahaya akibat diet adalah Anoreksia.
Anoreksia
Anoreksia
merupakan penyakit psikologis dimana fikiran seseorang ingin terus membuat
badannya menjadi kurus. Dia melakukan berbagai macam cara supaya badan yang
gemuk berubah menjadi langsing. Dia membiarkan tubuhnya merasa kelaparan karena
ingin cepat kurus. Padahal diet yang sehat bukanlah dengan cara seperti itu.
Penyakit anoreksia biasa
terjadi pada usia remaja, karena pada usia ini orang ingin tampil lebih
sempurna dengan kondisi badan yang langsing, tetapi alhasil bukan tubuh
langsing yang didapat tetapi tubuh kurus cempreng hanya terlihat tulang dibalut
dengan kulit saja. Yang paling berbahaya adalah ketika mereka berfikiran badan
mereka selalu gemuk padahal pada kenyataannya badan mereka semakin kurus.
Hati-hati bagi anda yang memiliki gejala berikut ini. Mungkin saja anda sudah terkena penyakit anoreksia. Beberapa gejala anoreksia yang harus anda waspadai adalah :
Hati-hati bagi anda yang memiliki gejala berikut ini. Mungkin saja anda sudah terkena penyakit anoreksia. Beberapa gejala anoreksia yang harus anda waspadai adalah :
- Selalu menghindari makanan berporsi lebih atau normal
- Tidak mau makan di depan banyak orang karena merasa malu
- Melakukan olahraga terlalu ketat
- Sering menahan lapar
- Selalu merasa gelisah dengan berat badan walaupun berat badan sudah berada pada kondisi normal atau ideal
- Terlihat lesu dan lemah
- Nafas pendek
- Menstruasi tidak normal bahkan 3 bulan selum mengalami menstruasi
Akibat dari anoreksia adalah badan menjadi kurus cempreng dan sulit bahkan tidak bisa dikembalikan pada kondisi semula. Gangguan permanen pada perkembangan dan pertumbuhan badan. Pertumbuhan tulang terganggu sampai mengakibatkan osteoporosis. Dan masih banyak lagi akibat yang ditimbulkan oleh penyakit anoreksia.
Ada kisah seorang wanita penderita anoreksia yang sangat menghawatirkan, padahal dulunya dia memiliki badan yang normal. Tetapi karena dia merasa dirinya gemuk, dia pun melakukan diet ketat sehingga fikirannya terganggu dan mengalami anoreksia. Dia adalah Valeria Levitina.
Valeria
Levitina mengalami anoreksia selama 25 tahun. Sekarang berat badan yang dia
miliki hanyalah sekitar 28 kg saja. Padahal dia memiliki tinggi badan 170 yang
seharusnya memiliki berat badan ideal 65 kg. Dia mengatakan sejak kecil dia
dituntut untuk berdiet karena ibunya tidak mau Valeria mengalami kegemukan
seperti kerabatnya yang lain. Saat dia berusia kanak-kanak dia sudah diharuskan
untuk berdiet, sampai setiap waktu ibunya selalu menimbang berat badan Valeria.
Saat usia dewasa dia sadar bahwa badannya sudah terlalu kurus. Dia merasa kesulitan
untuk melakukan aktivitas karena kondisi badannya yang lemah dan dia merasa
malu jika bertemu dengan teman-temannya.
Di berbagai media dia menceritakan kejadian mulai dari
dia melakukan diet ketat ini sampai saat ini. Dia tidak ingin wanita lain
mengalami hal yang sama seperti dirinya. Dia mengatakan boleh saja melakukan
diet asal dilakukan dengan cara yang sehat dan dengan aturan yang baik.
Selain kisah Valeria masih banyak lagi kisah lain yang mengalami hal yang sama. Jangan sampai penyakit ini terjadi kepada kita. Jika anda ingin melakukan diet, maka lakukanlah dengan benar. Baca panduan diet sehat DISINI.
Sangat menakutkan sekali penyakit anoreksia ini. Jika anda sekarang sudah ada niat ingin melakukan diet ketat, maka pelajari terlebih dahulu bagaimana cara diet tersebut supaya terhindar dari penyakit anoreksia. Jika sudah melekat dalam fikiran anda, maka akan sangat sulit sekali untuk menghindarinya. Semoga bermanfaat informasi tentang anoreksia ini dan kunjungi terus IyenBlog.com untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru lainnya.
Selain kisah Valeria masih banyak lagi kisah lain yang mengalami hal yang sama. Jangan sampai penyakit ini terjadi kepada kita. Jika anda ingin melakukan diet, maka lakukanlah dengan benar. Baca panduan diet sehat DISINI.
Sangat menakutkan sekali penyakit anoreksia ini. Jika anda sekarang sudah ada niat ingin melakukan diet ketat, maka pelajari terlebih dahulu bagaimana cara diet tersebut supaya terhindar dari penyakit anoreksia. Jika sudah melekat dalam fikiran anda, maka akan sangat sulit sekali untuk menghindarinya. Semoga bermanfaat informasi tentang anoreksia ini dan kunjungi terus IyenBlog.com untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru lainnya.
Macam-macam
bahaya diet drastis
1. Menjadi cepat marah
Metabolisme yang berubah terlalu cepat membuat tubuh pun ikut tertekan, sehingga keluar hormon kortisol yang memicu percepatan tekanan jantung dan kenaikan tekanan darah. "Ini yang membuat orang jadi cepat marah," ujar Emilia.
2. Daya Tahan Tubuh Menurun
Tandanya, kata Emilia, tubuh menjadi mudah mengantuk, rentan sakit, dan mudah lesu. Kondisi ini disebabkan oleh sistem imun belum siap dengan perubahan mendadak, sehingga bakteri dan virus akan lebih cepat masuk ke tubuh.
3. Dehidrasi
Penyusutan masa otot karena hilangnya cairan membuat pori kulit tidak lagi fleksibel membesar dan mengecil. Karena kulit terlambat menyesuaikan diri, akhirnya, tutur Emilia, terjadilah keriput lebih dini atau menjadi bersisik. Bibir akan jadi pecah-pecah dan rambut mudah rontok. "Inilah ciri tubuh kehilangan cairan, bukan lemak," kata Lena.
4. Gangguan Ginjal
Martalena mengatakan umumnya diet penurunan badan yang salah ditandai dengan volume air kencingnya berkurang dan warnanya lebih keruh. "Kalau sudah ada kondisi itu, segeralah ke dokter," ujarnya.
Metabolisme yang berubah terlalu cepat membuat tubuh pun ikut tertekan, sehingga keluar hormon kortisol yang memicu percepatan tekanan jantung dan kenaikan tekanan darah. "Ini yang membuat orang jadi cepat marah," ujar Emilia.
2. Daya Tahan Tubuh Menurun
Tandanya, kata Emilia, tubuh menjadi mudah mengantuk, rentan sakit, dan mudah lesu. Kondisi ini disebabkan oleh sistem imun belum siap dengan perubahan mendadak, sehingga bakteri dan virus akan lebih cepat masuk ke tubuh.
3. Dehidrasi
Penyusutan masa otot karena hilangnya cairan membuat pori kulit tidak lagi fleksibel membesar dan mengecil. Karena kulit terlambat menyesuaikan diri, akhirnya, tutur Emilia, terjadilah keriput lebih dini atau menjadi bersisik. Bibir akan jadi pecah-pecah dan rambut mudah rontok. "Inilah ciri tubuh kehilangan cairan, bukan lemak," kata Lena.
4. Gangguan Ginjal
Martalena mengatakan umumnya diet penurunan badan yang salah ditandai dengan volume air kencingnya berkurang dan warnanya lebih keruh. "Kalau sudah ada kondisi itu, segeralah ke dokter," ujarnya.
0 komentar:
Posting Komentar