Virus, bakteri, memang tak kenal ampun. Keganasan mereka tak mengenal batas
negara dan benua. Puluhan bahkan ratusan tahun, dunia kedokteran berusaha untuk
memerangi pasukan-pasukan mikroskopis ini. Tercatat ada beberapa penyakit yang
paling mematikan berdasarkan jumlah jatuhnya korban jiwa.
Maut Hitam (17juta tewas)
Maut Hitam atau Wabah Hitam menjadi fenomena mengerikan pada akhir 1340-an.
Wabah ini disebut sebagai wabah yang paling mematikan sepanjang sejarah
manusia. Wabah pertama kali muncul di Asia Tengah, lalu menyebar ke Eropa.
Jumlah total korban jiwa diperkirakan mencapai 75 juta orang. Maut Hitam
diperkirakan telah membunuh 1/3 hingga 2/3 populasi warga Eropa kala itu.
Polio (10ribu tewas sejak 1916)
Di dunia kedokteran, penyakit polio dikenal dengan nama poliomyelitis. Penyakit
ini disebabkan oleh virus polio yang menyebar lewat kontaminasi tinja pada
makanan atau air. Banyak penderita polio yang tidak menunjukkan gejala
tertentu. Virus polio yang masuk ke tubuh bisa menginfeksi dan merusak saraf
sehingga melemahkan otot dan menyebabkan kelumpuhan akut.
Cacar Variola (Puluhan juta tewas)
Cacar Variola merupakan penyakit yang amat menular bagi manusia, berbeda dengan
cacar air. Penyebab cacar Variola dibedakan menjadi dua, yakni Variola major
atau Variola minor. Di Eropa, 60 juta orang tewas akibat cacar variola. Jika
tertular, akan terlihat ruam dan luka berisi cairan pada kulit di sekujur
tubuh. Variola major lebih mematikan dengan tingkat kematian 30-35%. Jika
berhasil sembuh, biasanya terdapat bekas luka pada tubuh penderita, terutama di
sekitar wajah.
Kolera (12 ribu tewas sejak 1991)
Kolera merupakan penyakit diare ekstrem yang disebabkan bakteri Vibrio
cholerae. Manusia bisa tertular jika mencerna makanan atau air yang telah
terkontaminasi bakteri ini. Begitu terjangkit penyakit kolera akut, manusia
bisa tewas 2-3 jam sesudahnya jika tidak ada pertolongan. Penderita kolera
memerlukan pertolongan rehidrasi. Pada kasus umum, diare parah terjadi sekitar
4-12 jam dan maut bisa menjemput 18 jam sesudahnya. Science News Science News
Ebola (160ribu tewas sejak 2000)
Wabah virus Ebola muncul pertama kali pada 1976 di Sudan dan Zaire secara
berurutan. Hingga kini belum diketahui secara pasti apa penyebab munculnya
virus yang banyak membunuh gorila di kawasan Afrika Tengah ini. Menurut
penelitian, mungkin kelelawar buah yang menjadi pemicu virus Ebola. Ciri orang
yang terjangkit virus Ebola adalah muntah-muntah, diare, pendarahan luar dan
dalam, serta demam yang tinggi. Kesempatan hidup manusia yang terjangkit virus
Ebola adalah 0%.
Malaria (2,7juta tewas per tahun)
Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang
ditularkan oleh nyamuk yang terinfeksi parasit itu. Kasus malaria banyak
ditemukan di kawasan tropis dan subtropis Amerika, Asia, dan Afrika. Tiap
tahun, 2,7juta orang diperkirakan tewas akibat penyakit ini – 2.800 anak tewas
per hari. Penyakit malaria sering dihubungkan dengan masalah kemiskinan. Belum
ada vaksin khusus untuk menyembuhkan malaria, namun ada obat-obatan untuk
mencegahnya.
Wabah Bubo (250juta warga Eropa tewas)
Wabah Bubo atau Pes Bubo sebenarnya merupakan penyakit yang biasa menjangkiti
hewan pengerat dan kutu. Namun manusia bisa tertular jika digigit hewan yang
mengidap penyakit tersebut. Bila tidak ada penanganan, penderita Pes Bubo bisa
meninggal dalam waktu empat hari. Pes Bubo pernah digunakan sebagai alat perang
Jepang semasa terjadi konfrontasi dengan Cina pada 1937-1945. Tentara Jepang
terbukti membom kota-kota di China sambil menyebarkan kutu yang terinfeksi Pes
Bubo.
Flu Spanyol (50-100juta tewas)
Flu Spanyol merupakan sebutan untuk kasus pandemik flu pada 1918 yang pertama
kali muncul di Afrika Barat dan Prancis sebelum menyebar hingga hampir ke
seluruh dunia termasuk kawasan terpencil di kepulauan pasifik dan Arktik. Dalam
jangka waktu 1918-1920, jumlah total korban tewas di seluruh dunia akibat flu
Spanyol diperkirakan mencapai 50-100juta jiwa. Di suatu desa Inuit terpencil,
tingkat kematiannya bahkan mencapai 100%.
Influenza (36ribu tewas per tahun)
Influenza, lebih dikenal dengan nama “flu” saja, merupakan penyakit menular
yang biasa menjangkiti unggas dan mamalia. Manusia yang tertular biasanya mengalami
gejala flu seperti demam, nyeri otot dan kepala, lemas, nyeri tenggorok, dan
batuk-batuk. Flu menular lewat udara atau kontak langsung dengan tinja atau
ingus makhluk yang mengidap penyakit ini. Flu berbeda dengan demam biasa. Flu
juga sering dipandang sama dengan selesma, padahal berbeda. Flu lebih mematikan
dan biasanya bersifat musiman.
AIDS (25juta tewas sejak 1981)
AIDS merupakan kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit
ini timbul akibat infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Virus ini membuat
tubuh manusia menjadi lemah karena daya kekebalan menurun. Penularan HIV bisa
terjadi melalui hubungan seks yang tidak sehat, transfusi darah, air susu ibu,
dan paparan dari cairan tubuh yang terinfeksi lainnya. Banyak peneliti
berpendapat HIV berasal dari kawasan sub-Sahara Afrika. Hingga kini belum ada
obat khusus untuk menyembuhkan penyakit ini.
Oleh : Hastuti Wahyu Hutami
Email: wahyuhutami@gmail.com
Blog : wahyuhutami.blogspot.co.id

0 komentar:
Posting Komentar