
Kehamilan matur (cukup bulan) berlangsung kira-kira 40 minggu (280 hari) dan tidak lebih dari 43 minggu (300 hari). Kehamilan yang berlangsung antara 28 dan 37 minggu disebut kehamilan prematur sedangkan kehamilan yang lebih 43 minggu disebut kehamilan postmatur.
Menurut usia kehamilan, kehamilan dibagi menjadi :
- Kehamilan trimester pertama (0-14 minggu)
- Kehamilan trimester kedua (14-28 minggu).
- Kehamilan trimester ketiga (28-42 minggu)
- Amenore (tidak mendapat haid)
- Mengidam (menginginkan makanan atau minuman tertentu)
- Konstipasi / obstipasiIni disebabkan terjadinya penurunan peristaltik usus oleh hormon steroid.
- Sering kencing
- Pingsan dan mudah lelah
- Anoreksia (tidak ada nafsu makan).
- Pigmentasi kulit
- Leukore
- Epulis (hipertrofi papila gingiva)
- Perubahan payudara
- Pembesaran abdomen
- Perubahan organ-organ dalam pelvik :
- Tanda Chadwick : vagina livid, terjadi pada kehamilan kira-kira 6 minggu.
- Tanda Hegar : segmen bawah uterus lembek pada perabaan.
- Tanda Piscaseck : uterus membesar ke salah satu jurusan.
- Tanda Braxton-Hicks : uterus berkontraksi saat dirangsang. Tanda uterus ini khas pada masa kehamilan.
- Yang banyak dipakai adalah pemeriksaan hormon korionik gonadotropin (hCG) dalam urin.
- Dasarnya adalah reaksi antigen-antibodi dengan hCG sebagai antigen.- Cara yang banyak digunakan adalah hemaglutinasi.- Kadar terendah yang dapat terdeteksi adalah 50 iu/L.
- hCG dapat ditemukan pada hari pertama haid tidak datang.- Tes yang dikenal antara lain Test Pack Plus hCG-Urine, Sure Step / Sure Strip, Evatest, Event test, RST-hCG, Beta Gravindex, dsb.
- Hasil positif palsu dapat diperoleh pada penyakit trofoblas ganas.- Dulu, reaksi yang biasa digunakan antara lain reaksi Galli-Mainini, Friedman dan Ascheim-Zondek.
- Terasa bagian janin dan balotemen serta gerak janin pada palpasi.
- Terdengar bunyi jantung janin (BJJ) pada auskultasi. BJJ dapat terdengar saat menggunakan stetoskop Laennec pada mulai kehamilan 18-20 minggu sedangkan Doppler pada mulai 12 minggu.
- Terlihat gambaran janin dengan menggunakan ultrasonografi (USG) atau scanning.
- Tampak kerangka janin pada pemeriksaan sinar X. Sekarang tidak digunakan karena dampak radiasi terhadap janin.
- Pseudosiesis, yaitu adanya gejala-gejala seperti hamil karena adanya keinginan kuat untuk hamil pada seorang wanita.
- Sistoma ovari.
- Mioma uteri.
- Vesika urinaria dengan retensi urin.
- Menopause.
Email: Denik.surtifah@gmail.com
0 komentar:
Posting Komentar