Dalam dunia medis, yang dimaksud operasi jantung adalah prosedur pembedahan yang bertujuan mengganti fungsi pembuluh darah yang menyempit yang membuat aliran darah ke jantung terhambat.
Metode operasi jantung yang banyak dilakukan adalah bypass jantung. Namun, ada juga beberapa jenis operasi jantung lainnya. Berikut jenis-jenis operasi jantung yang sebaiknya Anda ketahui.
Penyebab Penyakit Jantung Koroner
Seseorang mengalami penyakit jantung koroner jika aliran darah ke jantungnya terhambat oleh lemak. Penimbunan lemak di dalam arteri jantung ini dikenal dengan istilah aterosklerosis dan merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner.
Selain dapat mengurangi suplai darah ke jantung, aterosklerosis juga dapat menyebabkan terbentuknya trombosis atau penggumpalan darah. Jika ini terjadi, aliran darah ke jantung terblokir sepenuhnya dan serangan jantung pun terjadi. Faktor pemicu aterosklerosis meliputi kolesterol yang tinggi, merokok, diabetes, serta tekanan darah tinggi.
Jenis-jenis dan Gejala Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner terbagi ke dalam dua jenis yang dikategorikan berdasarkan tingkat penghambatan aliran darah, yaitu angina (angin duduk) dan serangan jantung.
Penyakit jantung yang tidak ditangani akan mengakibatkan komplikasi mematikan. Ketika tidak menerima suplai darah yang cukup hingga terlalu lemah untuk memompa darah, kinerja jantung akan menurun. Kondisi ini dikenal sebagai gagal jantung. Komplikasi ini dapat terjadi secara tiba-tiba maupun bertahap.
Jenis Pemeriksaan Penyakit Jantung Koroner
Pada diagnosis awal, dokter biasanya akan menanyakan tentang gejala, riwayat kesehatan keluarga, serta pola hidup Anda. Jika mencurigai Anda mengidap penyakit jantung, dokter akan menganjurkan Anda untuk menjalani beberapa pemeriksaan untuk mengonfirmasi diagnosis. Misalnya, tes darah, elektrokardiogram (EKG), angiografi koroner, CT scan, serta MRI scan.
Langkah Pengobatan Untuk Penyakit Jantung Koroner
Jika mengidap penyakit jantung, Anda sangat dianjurkan untuk mengubah pola hidup Anda seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, minum obat secara teratur dan sesuai petunjuk dokter, serta berhenti merokok. Penyakit jantung koroner tidak bisa disembuhkan, tapi bisa dicegah agar tidak memburuk. Dokter akan menganjurkan langkah operasi untuk menangani penyakit ini jika diperlukan. Tujuan dalam pengobatan penyakit jantung adalah untuk mengendalikan gejala dan menurunkan risiko munculnya serangan fatal seperti serangan jantung.
Pencegahan Penyakit Jantung Koroner
Terdapat beberapa langkah pencegahan yang sederhana untuk menghindari penyakit jantung, yaitu:
• Berhenti merokok.
• Menerapkan pola hidup sehat, misalnya mengurangi makanan berkolesterol tinggi serta berolahraga teratur.
• Menjaga berat badan yang sehat.
• Mengurangi konsumsi minuman keras.
Operasi Jantung Bypass
Operasi jantung jenis ini biasanya digunakan untuk mengobati penyakit jantung koroner. Metode operasi jantung ini ialah dengan membuat saluran baru sebab saluran pada pembuluh darah arteri jantung telah menyempit atau terhambat.
Dengan begitu, diharapkan proses aliran darah bisa kembali lancar sehingga oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah dapat sampai ke otot jantung.
Dalam sebuah operasi jantung bypass, dokter bedah maksimal dapat memperbaiki empat pembuluh darah yang terhambat. Saluran baru biasanya diambil dari dada, kaki, atau bagian tertentu pasien.
Operasi jantung bypass dalam istilah medis dikenal dengan nama Coronary Artery Bypass Graft (CABG). Dalam penyembuhan sakit jantung, operasi bypass termasuk yang paling sering dilakukan.
Operasi Penggantian/Perbaikan Katup Jantung
Katup jantung berfungsi untuk mengatur aliran darah satu arah. Setiap katup terdiri dari sekumpulan penutup. Saat katup terbuka, aliran darah akan mengalir langsung dari bilik jantung menuju arteri.
Sebaliknya, saat katup menutup, aliran darah akan berhenti. Tujuan operasi perbaikan katup adalah untuk membuka katup yang tertutup yang mengakibatkan aliran darah menjadi terganggu.
Operasi Jantung Laser
Dalam dunia kedokteran, operasi jantung laser dikenal dengan nama transmyocardial laser revascularization (TLR). Operasi jantung laser biasanya dilakukan saat penanganan-penanganan sebelumnya telah gagal.
Pada operasi jantung jenis ini, dokter akan menggunakan teknologi laser untuk membuat saluran di otot jantung. Tujuannya agar saluran tersebut mampu membuat darah mengalir lebih lancar.
Operasi Pembengkakan Jantung
Pembengkakan jantung adalah terjadinya pembengkakan yang tidak wajar pada otot jantung atau pada dinding arteri. Pembengkakan jantung biasa terjadi pada bagian jantung sebelah kiri.
Bila tak cepat ditangani, penyakit pembengkakan jantung ini bisa semakin memburuk dan bahkan pecah yang potensial menyebabkan perdarahan dalam tubuh.
Tidak hanya itu, serangan jantung pun sangat mungkin terjadi. Oleh karena itu, ahli bedah biasanya akan berusaha untuk mengatasi bagian jantung yang membengkak tersebut melalui operasi pembengkakan jantung.
Operasi Cangkok Jantung
Pencangkokan jantung atau yang juga disebut dengan transplantasi jantung biasanya diterapkan untuk pasien yang mengalami lemah jantung. Lemahnya jantung membuat jantung tidak cukup kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Terganggunya aliran darah, jelas akan berbahaya bagi tubuh. Karena itu, dokter akan menyarankan melakukan operasi pencangkokan jantung. Operasi jantung ini bertujuan untuk mengganti jantung yang lemah dengan jantung sehat.
Tapi biasanya ini menjadi pilihan terakhir, saat penanganan lemah jantung lainnya telah gagal. Operasi transplantasi jantung ini biasanya juga tidak mudah sebab harus ada orang yang mau mendonorkan jantungnya.
Di samping itu, tentu biaya operasinya juga tidak murah. Apakah operasi jantung yang tepat dilakukan untuk penderita? Pilihan operasi jantung yang akan dilakukan sangat bergantung dari hasil diagnosa dokter. Oleh karena itu, serahkan pilihan operasi jantung yang tepat pada dokter Anda.
Jantung merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh. Organ berukuran sebesar kepalan tangan ini berfungsi memompa dan menyebarkan darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh.
Penyakit jantung koroner juga dikenal dengan istilah penyakit jantung iskemik dan termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung. Menurut Federasi Jantung Dunia, angka kematian akibat penyakit jantung koroner di Asia Tenggara mencapai 1,8 juta kasus pada tahun 2014.
nama : henny ocktarima dewi
email : hennyocktarimadewi@gmail.com
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

0 komentar:
Posting Komentar