Anak-anak
memang penuh tantangan bagi kedua orang tua. Salah satunya adalah tentang
kebiasaan buang air di kamar mandi. Tidak sedikit anak yang usianya dirasa
sudah cukup besar tetapi masih mempunyai kebiasaan pipis di celana alias
mengompol.
Dalam
ilmu kedokteran, mengompol disebut sebagai Noctural Enuresis, artinya
kondisi dimana seseorang tidak mampu menahan keluarnya air kencing.
Kebanyakan
anak kecil tidak “aware” jika sudah merasa ingin pipis, kadang juga
mereka merasa jika hendak buang air kecil, tapi tidak bisa menahan atau malas
sehingga akhirnya mengompol di celana.
Jika
sudah seperti ini, terkadang orang tua merasa kesulitan untuk mencari
solusinya. Beberapa tips berikut ini bisa Anda coba praktekkan untuk menghentikan kebiasaan mengompol si kecil:
Peranan Orang Tua
Yang
paling utama adalah niat dan ketekunan kedua orang tua untuk merubah kebiasaan
si kecil, termasuk tidak malas mengingatkan si kecil, mengajak anak ke kamar
mandi.
Jadwal Rutin ke Toilet
Beri
jadwal rutin anak untuk diajak ke kamar mandi. Misalkan setiap satu setengah
atau dua jam, tawarkan anak untuk pipis. Jika anak tidak mau cobalah rayu agar
anak mau diajak ke kamar mandi. Frekuensi ini bisa semakin jarang seiring
dengan pertambahan usia anak,
Waspada Terhadap Tingkah Laku Anak
Biasanya
jika sudah merasa ingin buang air kecil, anak akan menunjukkan perilaku
tertentu. Gelisah, terus menggerakkan daerah pantat, atau memegangi alat
kemaluannya. Orang tua harus dapat membaca perilaku ini. Segera ajak ke kamar
mandi jika anak sudah menunjukkan tanda-tanda ingin buang air kecil.
Biasakan Anak Pipis Sebelum Tidur
Biasakan
untuk mengajak anak buang air kecil sebelum tidur, sekalipun jika kondisi anak
atau kondisi Anda sudah benar-benar lelah dan mengantuk. Kebiasaan ini akan
mencegah anak mengompol pada saat tidur malam.
Jika
anak biasa minum susu atau air putih sebelum tidur, Anda harus membunyikan
alarm pada jam-jam tertentu untuk membangunkan si kecil dan mengajaknya ke
kamar mandi. Ingat, ketekunan Andalah yang paling berpengaruh di poin ini.
Selama masa ini, Anda bisa memakaikan diapers pada si kecil.
Ajarkan anak untuk
bisa mengendalikan kandung kemihnya
Jika
anak sudah berkata kepada Anda bahwa dia ingin buang air kecil, mintalah dia
untuk menahan sebentar sambil berjalan menuju kamar mandi.
Khusus
untuk anak laki-laki, hindari mengajarkan anak untuk buang air sambil berdiri
di sembarang tempat, misal di depan rumah. Tetap ajak anak ke kamar mandi untuk
buang air kecil. Dengan begini, secara tidak langsung anak akan belajar
mengontrol otot kandung kemihnya.
Berikan konsekuensi
jika anak mengompol
Misalkan
mengajak untuk mencuci sprei atau mencuci celana yang terkena ompol, mengambil
pel dan membersihkan lantai bekas ompolnya. Dengan begitu anak akan belajar
bertanggung jawab dan lebih mengetahui konsekuensi yang dihadapi jika
mengompol.
Berikan pujian jika
anak tidak mengompol
Sampaikan bahwa Ayah/Bunda senang
karena anak tidak mengompol, sampaikan jika anak ibu hebat, pintar, dsb
sehingga anak akan lebih percaya diri.
Gunakan Training Pants
Anda
juga bisa menggunakan training pants (celana untuk toilet raining) untuk
melatih anak pipis di kamar mandi. Dengan training pants, air kencing si
kecil tidak akan jatuh ke lantai, tetapi anak akan merasakan tidak nyaman
karena celana tersebut akan tetap basah. Dengan rasa tidak nyaman ini,
diharapkan anak akan lebih memilih untuk ke kamar mandi jika merasa ingin buang
air kecil.
Nah
bunda, itulah beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua untuk melatih anak supaya tidak mengompol
lagi. Semoga bermanfaat!
Nama : Nabella Dwi Arimbi
E-mail : Arimbinabella@gmail.com
Blog : Perawatbedah12.blogspot.co.id
Nama : Nabella Dwi Arimbi
E-mail : Arimbinabella@gmail.com
Blog : Perawatbedah12.blogspot.co.id
0 komentar:
Posting Komentar