Pengertian
keadaan ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah dibandingkan normal dan biasa disebut dengan tekanan darah rendah.
penyebab
Sebenarnya tekanan darah bisa berubah sepanjang hari, tergantung kepada
kegiatan yang sedang dilakukan dan hal ini dianggap normal.
Ada banyak faktor yang menyebabkan tekanan darah seseorang rendah, seperti faktor usia, pengobatan, dan kondisi cuaca.
Cuaca
udara yang lebih panas bisa membuat tekanan darah menurun. Orang yang
sedang relaks atau rajin berolahraga juga umumnya mempunyai tekanan
darah yang lebih rendah. Selain itu jika Anda baru saja makan, tekanan
darah juga bisa menurun karena banyak darah yang akan mengalir menuju
saluran pencernaan untuk mencerna dan menyerap makanan.
Tekanan
darah pada siang dan malam hari pun berbeda. Biasanya pada siang hari
tekanan darah akan meningkat, dan malam harinya akan lebih rendah.
Penyebab Hipotensi Akibat Kondisi atau Penyakit Tertentu . Hipotensi bisa diakibatkan oleh kondisi atau penyakit tertentu, beberapa di antaranya adalah:
- Hipotensi ortostatik. Gejala hipotensi ortostatik biasanya muncul saat Anda berubah posisi secara tiba-tiba. Seseorang dengan hipotensi ortostatik mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebanyak 15-30 mm Hg ketika berdiri dari posisi duduk atau berbaring.
- Dehidrasi. Dehidrasi terjadi akibat tubuh kekurangan cairan dan bisa disebabkan oleh kurang minum, puasa atau diare.
- Efek samping pengobatan. Ada beberapa obat yang bisa menurunkan tekanan darah, seperti obat antidepresi dan obat anti-hipertensi seperti alpha-blocker dan beta-blocker.
- Anemia. Anemia menyebabkan jumlah sel darah merah berada di bawah normal. Salah satu gejala anemia adalah tekanan darah rendah.
- Ketidakseimbangan hormon. Penyakit seperti diabetes atau penyakit Addison menyebabkan gangguan produksi hormon. Hal ini bisa berdampak pada keseimbangan kadar air dan mineral tubuh, serta tekanan darah.
- Penyakit saraf. Penyakit saraf seperti penyakit Parkinson dapat menyebabkan hipotensi ketika menjangkiti sistem saraf yang mengontrol fungsi tubuh otonom seperti mengendalikan tekanan darah.
- Syok dan cedera serius. Jika Anda mengalami cedera serius dan terkena syok misalnya akibat pendarahan yang hebat, tekanan darah akan menurun drastis.
- Penyakit jantung. Penyakit parah seperti penyakit jantung menyebabkan darah tidak bisa dipompa dengan baik oleh jantung ke seluruh tubuh. Akibatnya, tekanan darah pun menurun.
- Kehamilan. Tekanan darah pada wanita hamil biasanya lebih rendah karena sistem peredaran darahnya yang berkembang dengan cepat.
Gejala Hipotensi
Tidak semua yang mengalami
hipotensi akan merasakan gejala. Kondisi hipotensi juga tidak selalu
memerlukan perawatan. Namun jika tekanan darah cukup rendah, kemungkinan
besar bisa menimbulkan gejala-gejala seperti berikut ini.
- Jantung berdebar kencang atau tidak teratur.
- Pusing.
- Lemas.
- Mual.
- Pingsan.
- Kehilangan keseimbangan atau merasa goyah.
- Pandangan buram.
Jika mengalami gejala hipotensi, sebaiknya Anda segera duduk atau
berbaring, minum air putih, dan menghentikan semua kegiatan yang sedang
Anda lakukan. Gejala biasanya akan segera hilang setelah beberapa saat.
Jika
Anda sering mengalami gejala hipotensi seperti yang disebutkan di atas,
temui dokter untuk mengukur tekanan darah Anda dan memeriksa apakah ada
penyakit tertentu yang menyebabkan timbulnya gejala seperti hipotensi.
cara mengatasi
Pada prinsipnya tekanan darah rendah tidak memerlukan pengobatan. Bila
anda merasakan gejala, segeralah berbaring dan biasakan mengubah posisi
duduk ke berdiri secara perlahan. Berlawanan dengan pengidap hipertensi,
penderita tekanan darah rendah justru dianjurkan menambah konsumsi
garam dapur, termasuk makanan asin bergaram. Disarankan total asupan
garam sehari diperkirakan setara dengan 10-20 gram (1-2 sendok makan).
Tekanan darah rendah juga dapat diatasi dengan mengkonsumsi kopi, bayam, cabe, coklat, lada, hati ayam kampung/sapi/kambing, susu, mentega, keju dan jahe merah. Sebaliknya hindari makanan yang pahit, asam, dan ketimun.
Tekanan darah rendah juga dapat diatasi dengan mengkonsumsi kopi, bayam, cabe, coklat, lada, hati ayam kampung/sapi/kambing, susu, mentega, keju dan jahe merah. Sebaliknya hindari makanan yang pahit, asam, dan ketimun.
- Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, sesekali minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah akan meningkat.
- Pada wanita dianjurkan untuk mengenakan stocking yang elastis untuk melancarkan peredaran darah
Posted by : Sudi wibowo
Gmail :sudiwibowo2@gamil.com
Bloger :http://sudiw.blogspot.co.id/
0 komentar:
Posting Komentar