Faktor yang mempengaruhi kehilangan
Reaksi kehilangan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
- Usia
- Pengalaman kehilangan di masa lalu
- Ada tidaknya sistem dukungan
- Timing atau masa ketika peristiwa kehilangan terjadi
- Jenis kehilangan
- Banyaknya peristiwa kehilangan yang terjadi dalam waktu bersamaan
- Kekuatan psikologis individu
Jenis jenis kehilangan antara lain:
- Kehilangan orang yang dicintai
- Kehilangan fungsi tubuh
- Kehilanga peran akibat sakit
- Kehilangan barang berharga
- Kehilangan jabatan atau posisi dalam suatu institusi
Fase kehilangan
Kubler Ross membagi proses kehilangan dalam lima fase sebagai berikut:
a.Penyangkalan(Denial)
Merupakan reaksi pertama individu terhadap kehilangan, individu menolakatau tidak menerima situasi kehilangan yang terjadi. Pernyataan yang sering diucapkan adalah"Itu tidak benar", "Itu tidak mungkin", "Saya tidak percaya". Cara ini berfungsi untuk melindungi individu dari situasi stress.
b.Marah(Anger)
Seiring peningkatan kesadaran individu tehadap kenyataan, reaksi marah dapat timbul baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan.
c.Tawar menawar(Bargaining)
Tawar menawar merupakan fase ketika individu ingin menunda kehilangan , misalnya denngan mengatakan "Seandainya saya tidak menyuruhnya pergi", Kalau saja ia tidak pakai sepeda motor".
d.Depresi
Pada fase ini, individu pada suasana berkabung karena kehilangan merupakan keadaan yang nyata pada tahap ini. Individu tidak banyak bicara dan mungkin sering menangis.
e.Menerima(Acceptance)
Individu meenerima kenyataan , misalnya "Ya akhirnya memang sayaharus kehilangan dia", Apa yang harus saya lakukan ssetelah kepergian dia". Rasa tanggung jawab mulai timbul da usaha untuk pemulihan mulai optimal.
Posted by :Yulia Wildatunnisaa
Blog :yulianisa162blogspot.com
Email :yulianisa162@gmail.com

0 komentar:
Posting Komentar