Melahirkan Di Dalam Air

  Melahirkan di dalam air dapat menggurangi rasa sakit pada ibu melahirkan. Berawalnya muncul ide ini karena janin 9 bulan berenang dalam air ketuban ibu dapat merasakan nyaman. Selain itu juga berfungsi agae dapat melahirkan dengan mudah. Namun dapat berresiko, misalnya komplikasi pada paru-paru. Terkadang bayi dapat kesulitan untuk bernafas ketika berada didalam air. Sebelum melakuakn melahirkan didalam air bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu.



Manfaat Melahirkan di Air

 Bagi Ibu

  • Ibu bisa merasakan lebih rileks karena semua otot yang berkaitan dengan persalinan menjadi elastis.
  • Mempermudah proses mengejan, rasa nyeri selam persalinan tidak terlalu dirasakan ibu.
  • Pembukaan dapat berjalan lebih cepat dalam proses persalinan di dalam air.
Bagi Bayi


  • Menurunnya resiko cedera kepala bayi.
  • Peredaran darah bayi akan lebih baik, tubuh bayi akan cepat memerah setelah dilahirkan.
Proses Melahirkan Di Air


   Melahirkan dalam air sama dengan melahirkan normal, hanya tempat yang berbeda. Dilakukan dikolam cukup besar (berukuran 2 meter) yang terbuat dari plastik dengan benjolan pada alasnya agar posisitidak merosot. Kolam yang sudah disterilisasi kemudian disi iar yang bersuhu sesuai dengan suhu tubuh sekitar 36-37 celcius. Bertujuan agar bayi tidak merasa perbedaan suhu yang ekstrem antara didalam perut dan diluar dana bayi tidak mengalami hipotermia. Selanjutnya mengejan seperti biasa. Di air bayi yang baru dikeluarkan otomatis berendam dulu selam beberapa saat didalam air (sekitar 5-1a0 menit). Karena suhu air dan air ketuban hampir sama. Bayi tidak menangis mungkin seolah masih belum lahir karena kondisi suhunya sama

Batasan Melahirkan Di Air

  Batasannya pertimbangan medis untuk diperkenankan. Syarat lainnya melahirkan didalam air tidak dilakukan sembarangan, kendali terlihat mudah. Pengawasan untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Resiko Melahirkan di Air

  • Bayi menelan air
  • Bayi mengalami temperatur shock
Tips


  • Buatlah keputusan yang tepat setelah berkonsultasi dengan dokter.
  • Mengikuti senam hamil.
  • Pilihlah rumah sakit yang memiliki water birth dengan tenaga dan perawat yang terlatih.


By Posted : Nuri Manfa'ati
Blogger    : nurimanfa.blogspot.com
Email       : Nurimanfaati10@gmail.com
Share on Google Plus

About Unknown

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar