Keputihan pada wanita disebabkan oleh jungkitan kulat kendala yang terdapat pada dubur dan juga faraj waita dan bisa disebabkan oleh sikap tidak cermat dalam menjaga kebersihan anggota mereka. Biasanya sifat dan rupa lendir atau keputihan itu adalah jernih, cair tanpa berbau dan tidak terasa gatal. Untuk Anda yang biasanya membersihkan vagina menggunakan cairan atiseptik, sebaiknya berhenti melakukan kebiasaan ini. Karena akan merugikan dan membuat cairan vagina yang normal hilang dan dapat membunuh bakteri yang baik dalam vagina. Keadaan ini yang aka merangsang terjadinya pengeluaran cairan vagina tidak normal. Sebaiknya membersihkan vagina cukup menggunakan air bersih saja dan jangan menggunakan sabun mandi karena kandungan PH-nya tidak sesuai dengan kandungan PH yang ada dalam vagina, itupun cukup dibagian luar vagina saja.
Beberapa contoh penyebab keputihan wanita yang tidak normal, yaitu :
1. Infeksi yag disebabkan oleh kulat. Keluar lendir berwarna putih, ataupun kekuningan secara berterusan dan disertai rasa gatal
2. Infeksi oleh kuman trichomonas. Keluarnya cairan berwarna kehijauan dan disertai rasa gatal
3. Kanser pangka rahim. Keluar cairan yang tidak disertai gatal dan disertai bau busuk
4. Infeksi oleh bakteri vaginosis. Keluar cairan yang berwarna kelabu serta berbau
5. Penyakit yang menular melalui hubungan seks. Keluarnya cairan bersifat 'chessy' berbau dan bercampur darah
Obat tradisional untuk keputihan
Bahan :
- 10 gram akar daun sendok
- 4 sdm air cucian beras ketan
Haluskan akar daun sendok, tambahkan air cucian beras ketan secukupnya dan aduk sampai rata, peras adonan dengan kain dan minum. Air akar daun sendok yang telah disaring diminum sekaigus.
Posted by : Zumrotul Khasanah
Email : zumrotulkhasanahh@gmail.com
Blog : Zumrotulkhasanah19@blogspot.id

0 komentar:
Posting Komentar