
Keluarga
Berencana merupakan salah satu program pemerintah yang telah dicanangkan sejak
tahun 1953. Tujuan dari program tersebut adalah untuk mencegah terjadinya
kehamilan guna menyelesaikan timbulnya masalah pertumbuhan penduduk. Untuk
itulah lalu dicanangkan Program KB Nasional, dimana misi dari program tersebut
adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan KB serta kesehatan reproduksi bagi
seluruh warga negara.
Adapun tujuan dari program tersebut adalah untuk
meningkatkan rasa kepedulian serta meningkatkan peran serta masyarakat melalui
pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan
keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Hal
ini tercantum dalam Undang-Undang No. 10 th 1992. Program yang dicanangkan
pemerintah tersebut dilakukan dengan beberapa metode, seperti : KB suntik,
kondom, susuk, tubektomi, dan juga vasektomi. Kali ini kita akan membahas
tentang salaha satu dari beberapa jenis KB tersebut, yaitu KB Suntik.
KB suntik merupakan Suatu metode dari kontrasepsi
yang diberikan melalui suntikan. Ini merupakan metode yang mendapatkan peminat
yang paling tinggi karena dianggap sebagai cara yang aman, lebih efektif, lebih
simpel, tidak mengakibatkan efek samping yaitu tidak mengganggu produksi ASI,
serta dapat digunakan pasca melahirkan.Metode dari KB suntik adalah dengan
menyuntikkan cairan yang berupa hormon progesteron yang diberikan
secara periodik kapada seorang wanita. Setelah disuntikkan, cairan yang berisi
hormon progresteron tersebut akan masuk ke dalam pembuluh darah lalu secara
bertahap akan diserap oleh tubuh guna mencegah kehamilan.Cara kerja dari KB
suntik adalah dengan cara mencegah bertemunya sel telur dengan sperma yaitu
dengan jalan menghentikan keluarnya sel telur dari indung telur dengan tujuan
untuk menghalangi terjadinya ovulasi. Hal ini akan menyebabkan lendir vagina
menjadi lebih kental, sehingga dapat membantu untuk menghalangi sperma masuk ke
dalam rahim.
KB
suntik merupakan jenis kontrasepsi yang banyak dipilih oleh masyarakat daripada
jenis kontrasepsi lainnya. Namun ada baiknya juga bila kita mengetahui beberapa
bahaya atau efek samping yang bisa ditimbulkan dengan penggunaan kontrasepsi
ini. Diantaranya adalah :
1. Timbulnya gangguan menstruasi
Sebelum
memutuskan untuk memilih menggunakan kontrasepsi KB suntik, sebaiknya anda mengetahui
bahwa bahaya KB suntik ini bisa berdampak pada proses menstruasi seperti :
- Terjadinya perubahan siklus menstruasi, yaitu bisa lebih panjang maupun lebih pendek, seperti penggunaan jenis obat analgesik
- Pada saat menstruasi, darah yang dikeluarkan bisa terlalu banyak, maupun sedikit. Terkadang hanya timbul bercak-bercak saja (spotling)
- Tidak mengalami haid sama sekali
2. Kurang efektif
Seseorang
yang memutuskan untuk melakukan kontrasepsi KB suntik harus sering bolak-balik
ke pusat pelayanan kesehatan guna melakukan penyuntikan ulang setelah jangka
waktu perlindungan dari hormon progesteron tersebut habis. Misalnya saja mereka
yang memutuskan untuk ber KB suntik 3 bulan, maka tiap 3 bulan sekali ia harus
mendapatkan suntikan lagi. Begitu juga dengan KB suntuk 1 bulan, maka setiap
bulan ia harus mendapatkan suntikan ulang hormon progesteron kembali.
Selain
itu, penggunaan kontrasepsi ini tidak dapat dihentikan sewaktu-waktu sesuka
hati. Pengguna kontrasepsi ini harus menunggu hingga masa efektif hormon habis.
3. Timbulnya masalah berat badan
Bagi
para wanita yang pada dasarnya memiliki badan gemuk, sebaiknya berhati-hati
dengan jenis kontrasepsi ini. KB suntik dapat menyebabkan kenaikan pada berat
badan. Hal ini dikarenakan hormon progesteron yang disuntikan ke tubuh dapat
menambah nafsu makan, yaitu dengan mempengaruhi pusat pengendali nafsu makan di
hipotamus sehingga akseptor makan akan meningkat dari biasanya.
4. Tidak dapat menjamin perlindungan terhadap
penularan penyakit
Penggunaan
kontrasepsi KB suntik sangat rawan terhadap penularan berbagai jenis penyakit
menular berbahaya HIV AIDS, Hepatitis B, maupun penyakit IMS.
5. Gangguan Masalah kesuburan
Pada
saat memutuskan untuk menghentikan penggunaan KB suntik, pengguna kontrasepsi
ini bisa saja mengalami masalah kesuburannya, yaitu terlambatnya proses
kesuburannya kembali. Banyak yang beranggapan bahwa hal tersebut adalah
kelainan pada organ genitalia. Namun, sebenarnya hal ini terjadi karena efek
pelepasan obat belum habis.
Efek KB Suntik dalam Jangka Waktu yang Lama
Untuk
penggunaan KB suntik dalam jangka waktu yang panjang yaitu lebih dari 3 tahun,
dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti :
1. Menurunkan kepadatan tulang
Penggunaan
kontrasepsi KB suntik dalam jangka waktu yang lama akan dapat menyebabkan
terjadinya penipisan pada tulang yang pada akhirnya akan berdampak pada
penurunan kepadatan tulang (osteoporosis). Untuk itu, para ahli kesehatan
sangat menyarankan untuk melakukan konsultasi serta peninjauan setiap 2 tahun
sekali dengan tenaga medis.
2. Vagina menjadi kering
Penyuntikan
hormon progesteron bisa mengakibatkan pengentalain lendir pada vagina. Selain
itu, juga dapat mengubah makanan yang mengandung karbohidrat menjadi lemak yang
sulit bereaksi terhadap air. Hal ini berarti bahwa orang yang memiliki
penumpukan lemak di badan cenderung memiliki kadar air yang sedikit dalam
tubuhnya. Kondisi ini serupa saat hormon progesteron disuntikkan ke tubuh.
3. Dapat menyebabkan depresi
Penyuntikkan hormon progesteron bisa berakibat
pada perubahan aktivitas tubuh seorang wanita. Dimana hal tersebut akan dapat
menyebabkan rasa lesu serta penurunan semangat dalam melakukan rutinitas
harian, merasa kepala sering pusing, cepat lelah, serta terjadinya depresi.
4. Menyebabkan keputihan
Keputihan saat hamil juga bisa di sebabkan oleh
masalah ini. Bahaya KB suntik dapat menyebabkan perubahan hormon pada
seorang wanita. Hal ini diakibatkan oleh produk hormonal yang digunakan pada
kontrasepsi tersebut. Keputihan bisa ditandai dengan keluarnya cairan
seperti lendir (bisa encer maupun kental), tidak berbau, tidak menimbulkan rasa
panas, tidak gatal, serta tidak menimbulkan keluhan lainnya. Selama tidak mengalami
keluhan, maka hal ini dianggap normal dan tidak mengkhawatirkan.
5. Dapat menimbulkan jerawat
Perubahan hormon yang terjadi akibat penggunaan
KB suntik dapat menyebabkan beberapa gangguan pada kulit, seperti timbulnya
jerawat. Hal ini disebabkan karena hormon yang disuntikkan dapat menyebabkan
sekresi pada kelenjar minyak dan lemak di wajah secara berlebihan. yang pada
akhirnya akan menyebabkan terjadinya penyumbatan pori-pori dan terjadi penyakit
kulit dengan timbulnya jerawat.
6. Penurunan libido
Penggunaan kontrasepsi hormonal seperti KB suntik
dapat berakibat pada penurunan libido. Hal ini nantinya dapat mempengaruhi
gairah seksual seorang wanita. Untuk itu sangat disarankan untuk melakukan
olahraga secara rutin guna meningkatkan kuantitas hormon yang dapat
meningkatkan libido. Namun KB suntik juga menawarkan berbagai macam
keuntungan. Adapun beberapa alasan yang mendasari seseorang lebih memilih alat
kontrasepsi ini antara lain adalah :
1. Lebih aman – Hal ini dikarenakan
terjadinya kasus kehamilan bagi mereka yang memilih kontrasepsi ini sangatlah
kecil, hanya berkisar 0.3 dari 100 wanita. Jenis kontrasepsi ini juga sangat
aman digunakan oleh wanita yang telah berusia lebih dari 35 tahun.
2. Lebih praktis – Hal ini mungkin
saja dikarenakan penyuntikan satu hormon pada tubuh bisa memberikan
perlindungan hingga 3 bulan lamanya.
3. Tidak mempengaruhi jumlah produksi ASI
– Menurut para ahli kesehatan penyuntikan hormon progesteron justru berdampak
baik bagi produksi ASI. Hal inilah yang menjadikan alasan mengapa KB suntik
sangat cocok bagi mereka yang masih menyusui.
4. Dapat membantu menambah nafsu makan
– Dalam beberapa kasus, penyuntikan hormon progesteron dapat menambah nafsu
makan, sehingga dapat membantu menaikkan berat badan seperti konsumsi makanan
penambah berat badan.
5. Mengurangi masalah haid –
Penyuntikan hormon progesteron dapat bermanfaat untuk membantu menguragi rasa
nyeri yang timbul pada saat menstruasi. Selain itu, hal tersebut juga dapat
mengurangi jumlah darah yang keluar pada saat menstruasi.
6. Tidak perlu mengkonsumsi pil setiap hari
– Dengan menerapkan KB suntik, maka Anda akan dapat terbebas dari kebiasaan
untuk mengkonsumsi pil kontrasepsi setiap hari. Cukup dengan satu kali
suntikan, Anda dapat terlindungi dari kehamilan yang tidak diinginkan selama
hampir 3 bulan.
7. Dapat menurunkan resiko berbagai macam penyakit
– Menurut para ahli kesehatan, penyuntikkan hormon progesteron pada tubuh
wanita dapat menghindarkannnya dari berbagai jenis penyakit seperti gangguan
penyakit payudara, peradangan daerah panggul, anemia, dan penyakit reproduksi
lainnya.
Nama : Metta Mei Nuriltristiani
E-mail : mettatrisns@gmail.com
Blog : etikakeperawatan96.blogspot.com
Nama : Metta Mei Nuriltristiani
E-mail : mettatrisns@gmail.com
Blog : etikakeperawatan96.blogspot.com
0 komentar:
Posting Komentar