Filariasis atau
biasa dikenal masyarakat dengan nama penyakit kaki gajah merupakan salah satu
jenis penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filarial yang dibawa dan
disebarkan oleh berbagai jenis nyamuk.
Kurang lebih
ada 23 jenis nyamuk yang turut menyebarkan penyakit ini seperti nyamuk dari
genus Anopheles, Culex, Aedes, Mansonia dan Armigeres sehingga mempunyai siklis
penyebaran serta penularan yang sangat cepat dari penderita kepada calon
penderita selanjutnya.
Penyakit ganas
ini juga terkenal dengan penyakit menahun yang sangat merugikan bagi
penderitanya. Ketika seseorang terserang penyakit ini maka bekas yang
ditimbulkan tidak dapat hilang bahkan jika tidak ada penanganan khusus mampu
menjadikan cacat bagi penderitanya.
penyakit-kaki-gajah-pengobatannya
Penyakit Kaki
Gajah Yang Ditularkan Oleh Serangga
Gejala awal
yang biasanya ditunjukkan oleh penyakit kaki gajah yang ditularkan oleh
serangga ini adalah demam tinggi yang tidak kunjung sembuh selama 3-5 hari,
demam tersebut biasanya sembuh ketika seseorang sering beristirahat dan akan
kambuh lagi ketika orang tersebut mengalami kelelahan.
Setelah
mengalami demam, penderita kaki gajah akan mengalami pembengkakan kelenjar pada
saluran kelenjar getah bening pada lipatan paha, warna kemerahan panas dan
sakit pada ketiak serta terjadi peradangan dan rasa panas mulai dari kaki
sampai dengan lengan yang kemudian dilanjutkan dengan pembesaran seperti kaki
gajah pada tungkai, lengan, buah dada, buah zakar.
Apabila
berlanjut sampai dengan keadaan kronis maka pembengkakan akan terjadi secara
permanen dan akan sangat menganggu penampilan serta aktifitas dari penderita,
bahkan juga dapat menyebabkan cacat permanen.
Ketika anda
mengalami gejala tersebut ataupun ada kerabat serta teman anda yang mengalami
gejala tersebut maka segera perikasakan kepada dokter untuk mendapatkan
pertolongan yang intensif.
Biasanya
sebagai tes awal, seseorang akan didiagnosis terlebih dahulu sel darahnya,
apabila hasil yang diberikan positif terdapat microfilaria dalam darah maka
biasanya pasien akan diberikan obat untuk memutus tali peredaran larva tersebut
ke seluruh tubuh. Pemberian obat akan dilakukan secara terus menerus karena
cacing baru akan mati setelah pengobatan lebih dari 5 tahun.
Akan tetapi,
jika anda menginginkan pengobatan secara tradisional anda dapat mengobati
penyakit kaki gajah dengan resep tradisional yang lebih aman dan tidak
memberikan efek samping.
Ketika anda
masih dalam masa pengobatan vaksinasi oleh dokter untuk memutus penyebaran
larva micrifilaria, maka sebaiknya anda mengkonsumsi berbagai obat tradosional
sebagai penunjang kesembuhan.
Obat Penyakit Kaki Gajah
Anda dapat
mengkonsumsi berbagai ramuan ataupun makanan yang banyak mengandung vitamin A,
C, E dan zat besi untuk memberikan sistem imunitas tubuh yang lebih tinggi.
Anda dapat memperbanyak konsumsi buah dan sayur sehingga kebutuhan nutrisi anda
dapat terpenuhi.
Anda juga dapat
menggunakan ramuan dari extrak kulit manggis dan madu sebagai obat penyakit
kaki gajah untuk menormalkan kembali sel-sel abnormal dalam tubuh serta
mematikan virus, bakteri dan parasit penyebab penyakit kaki gajah.
Akan tetapi,
mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa tips yang dapat anda
terapkan untuk menghindari tertular penyakit berbahaya tersebut.
Salah satu cara
paling aman yang dapat anda lakukan adalah dengan menghindari gigitan nyamuk
pembawa cacing filarial, anda bisa memasang kelambu pada tempat tidur, memakai
obat nyamuk, kemudian membersihkan rawa-rawa dan berbagai tempat yang
berpotensi sebagai tempat berkembang biak nyamuk, lakukan penyemprotan
pembasmian nyamuk dewasa, mengikuti pengobatan masal penyakit kaki gajah dari
puskesmas dan memeriksakan diri kepada dokter secara berkala.
Dengan
melakukan beberapa cara tersebut maka anda dapat menghindari diri anda sendiri
maupun keluarga anda dari ancaman penyakit kaki gajah
By Rachma Puspita Ramadhani

0 komentar:
Posting Komentar