Lansia atau lanjut usia merupakan golongan yang rentan mengidap
berbagai penyakit metabolik, bahkan 23 persen masalah kesehatan global
terjadi pada populasi usia lanjut mengatakan gaya hidup tak sehat selama usia muda
hingga pertengahan, menyumbang risiko penyakit yang diderita saat
lansia. Setidaknya ada delapan masalah kesehatan yang harus diwaspadai
saat lansia.
1. Pikun
Pikun adalah penurunan kemampuan mentak
secara perlahan dimana lansia mengalami gangguan ingatan, pikiran,
penilaian, serta penurunan konsentrasi. Gejala pikun bisa dimulai dengan
kesulitan mengingat nama orang, tempat bahkan kejadian yang baru saja
dialami.
Prof Ati, begitu ia akrab disapa, menjelaskan beberapa cara yang bisa
dilakukan untuk memperlambat munculnya pikun yakni dengan mengasah otak
melalui kegiatan positif seperti mengisi TTS, beraktivitas fisik, dan
mengonsumsi makanan gizi lengkap dan seimbang.
2. Diabetes
Diabetes atau kencing manis merupakan
penyakit gangguan metabolisme gula yang ditandai dengan sering haus,
sering kencing, kesemutan, pandangan mulai kabur, berat badan menurun
tanpa sebab yang jelas, cepat lelah, hingga munculnya sederet komplikasi
seperti jantung, impotensi dan gangguan ginjal.
3. Osteoporosis
Osteoporosis adalah suatu
penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan perubahan
struktur jaringan tulang yang mengakibatkan penurunan kekuatan tulang
dan meningkatkan risiko terjadinya patah tulang.
Gejala osteoporosis bisa berupa nyeri punggung menahun, bungkuk,
timbul nyeri tulang, dan terasa nyeri jika terlalu jauh berjalan.
Kondisi ini bisa dicegah dengan mengonsumsi kalsium sedari muda,
mengonsumsi makanan gizi seimbang, melalukan aktivitas fisik dan
mempertahankan berat badan yang sehat.
4. Andropause
Andropause adalah keluhan yang timbul akibat penurunan fungsi hormon androgen pada laki-laki yang merupakan proses alamiah.
Gejala dari andropause antara lain penurunan gairah seksual,
berkurangnya kemampuan ereksi, kekurangan energi untuk beraktivitas,
penurunan kekuatan otot, dan sering marah tanpa sebab yang jelas.
Jika sudah mengalami ini, maka lansia harus mengonsultasikannya ke dokter demi mendapat pengobatan yang tepat.
post by ; ngabdi supraptini
email ; jenongg998@gmail.com
blog ; abdyjen33.blogspot.com
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

0 komentar:
Posting Komentar