
Hipoksia adalh kondisi kurangnya pasokan oksigen bagi tubuh unutk menjalankan fungsi normalnya. Hipoksia bisa merupakan kondisi lanjutan dari hipoksemia, yaitu rendahnya pasikan oksigen pada pembuluh darah bersih ( pembuluh darh arteri). Hipoksia meupakan kondisi berbahay karena otak, hatri, dan organ lainnya bisa rusak dengan cepat ketika tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Kondisi ini juga bisa terjadi pada bayi prematur disebabkan paru - parunya belum berkembang sempurna.
\
Penyebab Hipoksia
- Hipoksia disebkan oleh kelainan pada fungsi dan struktur pernapasan dan sirkulasi darah. Beberapa kondisi dapat menyebabkan hipoksia.seperti:
- Penyakit paru-paru obstruktif kronis(PPOK)
- Emfisema
- Bronkitis
- Endema paru(cairan di paru-paru)
- Anemia (rendahnya jumlah sel darah merah yang membawa oksigen)
- Keracunan sianida
Hipoksia juga diakibatkan dari serangan asma yang parah.Selama serangan asma berlangsung jalur pernafasan anda menyempit secara signifikan membuatnya sangat sulit untuk mendapatkan cukup udara ke dalam paru-paru anda.Kadang-kadang obat yang anda minum dapat menyebabkan hipoksia seperti obat nyeri dosis tinggi dan obat lain yang menahan nafas.
Pengobatan
Pencegahan dan pengobatan hipoksia dapat dilakukan dengan pemberian oksigen.Pemberian oksigen disesuaikan dengan kadar oksigen dalam darah darah dan diberikan dengan aliran sedemikian sehingga kadar oksigen dalam darah diatas 90%.Pengobatan umum untuk hipoksia histotoksik adalah oksigen hiperbarik.Pengobatan khusus untuk keracunan sianida adalah nitrit atau biru meliten dengan cara membentuk methenoglobin dari hemoglobin yang selanjutnya akan menetralkan sianida.Akan tetapi penggunaan nitrit harus berhati-hati karena dapat menimbulkan hipoksia anemik jika diberikan dalam jumlah besar.Pemberian terapi oksigen juga perlu berhati-hati pada pasien dengan kegagalan pernapasan yang berat seperti penyakit paru obstruktif kronik(PPOK).
Posted by : Miranda Nastiti
email : nastiti.miranda@gmail.com
Blog : nastitimiranda.blogspot.co.id
0 komentar:
Posting Komentar