Hamil merupakan kondisi yang
membutuhkan perhatian ekstra karena saat hamil di dalam perut, terdapat buah
hati yang sudah dinantikan dan harus dirawat dengan baik. Salah satunya yang
harus diperhatikan adalah supaya ibu hamil tidak mengalami berbagai penyakit
meskipun penyakit tersebut terkesan sepele. Diare merupakan penyakit yang
dianggap sepele namun, apabila dialami oleh para ibu hamil maka bisa membahayakan
kandungan.
Penyebab Diare pada Ibu Hamil :
Penyebab ibu hamil mengalami diare
biasanya dikarenakan tidak cocok dengan obat atau makanan tertentu. Adanya
infeksi bakteri dan kuman yang membuat organ pencernaan tidak bisa melakukan
pencernaan dengan baik sehingga, menyebabkan diare. Diare yang dialami oleh
para ibu hamil juga bisa disebabkan karena adanya tekanan di daerah sekitar
lambung dan usus dampak dari membesarnya rahim.
1. Makanan
Berbahaya
Untuk orang awam mungkin agak sulit menentukan
penyebab dari diare yang dialami namun para ibu hamil bisa mendiagnosanya,
dengan mengingat makanan dan apa saja yang masuk ke dalam pencernaan termasuk
obat. Jika memang ada dugaan bahwa makanan dan obat tersebut menyebabkan diare
sebaiknya segera lakukan penghentian konsumsi makanan dan obat tersebut.
2. Kekurangan
vitamin
Penyebab diare lainnya yang biasanya
dialami oleh ibu hamil adalah karena adanya kekurangan vitamin B dan manfaat
asam folat bagi ibu hamil, selanjutnya juga bisa disebabkan oleh kelebihan
vitamin D. Vitamin D memang penting bagi ibu hamil karena bisa membuat
pembentukan tulang dan gigi bayi di dalam perut menjadi lebih sempurna. Jika
vitamin D berlebih di dalam tubuh akan membuat organ pencernaan tidak bisa
menyerap air dan nutrisi dengan baik sehingga menyebabkan diare.
3. Konsumsi
Sambal
Kebiasaan yang dilakukan oleh para ibu
hamil juga bisa menambah penyebab diare seperti kebiasaan mengkonsumsi sambal.
Kalangan ibu hamil di Indonesia memang ada semacam tradisi ngidam dimana ngidam
ini biasanya berupa makan makanan yang segar dan pedas seperti lotek atau
rujak. Karena efek dari makan makanan pedas inilah juga bisa menyebabkan diare.
Jika diare yang dirasakan masih normal maka, bisa mengobati dengan obat diare warung
saja. Namun jika diare yang dirasakan terus-menerus dan tak kunjung sembuh
sebaiknya ibu hamil segera melakukan pemeriksaan ke dokter.
Bahaya Diare Bagi Ibu Hamil :
Bahaya diare pada ibu hamil tidak
hanya berdampak pada sering masuk keluar kamar mandi saja namun juga bisa
mengganggu tubuh seperti mengakibatkan rasa sakit pada daerah ulu hati dan
membuat tubuh menjadi lemas sehingga kandungan juga bisa terganggu.
1. Dehidrasi
Diare sangat berbahaya jika dialami
oleh para ibu hamil karena jika tinja terus keluar dalam bentuk cair itu.
Berarti terjadi pengeluaran cairan tubuh yang berlebih sehingga bisa
menyebabkan dehidrasi. Ibu hamil sebaiknya jangan pernah mengalami dehidrasi
karena cairan tubuh merupakan komponen penting dalam menghasilkan energi.
Sebagaimana yang telah diketahui bersama bahwa ibu hamil membutuhkan energi
yang lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak hamil. Hal ini jelas
berbahaya jika ibu hamil sampai mengalami dehidrasi.
2. Penurunan
produksi air seni
Dampak lain yang disebabkan oleh para
ibu hamil antara lain adalah penurunan produksi air seni, mengendurnya kulit
karena kulit kekurangan cairan serta bisa membuat mata menjadi kering.
3. Menyebabkan
keguguran
Bahkan lebih fatalnya ibu hamil pada
trisemseter pertama yang mengalami diare bisa mengakibatkan gangguan pada janin
secara langsung. Apalagi jika salah mengkonsumsi obat diare bisa menyebabkan
keguguran.
4. Kekurangan
energi
Pada ibu hamil yang sudah masuk pada
usia kehamilan trisemester kedua dan ketiga bisa menyebabkan gangguan pada ibu
hamil sendiri. Hal ini disebabkan karena pada semester tersebut ibu hamil
sedang membutuhkan energi yang lebih besar dibandingkan dengan semester
sebelumnya. energi yang cukup pada ibu hamil ini bisa membuat perkembangan bayi
di dalam perut berjalan lebih optimal.
5. Gangguan
pertumbuhan bayi
Pertumbuhan bayi di dalam perut
terkontrol oleh aliran darah yang mengalir ke dalam tubuh bayi. Namun karena
adanya gangguan akibat ibu kekurangan cairan tubuh, secara otomatis juga akan
berpengaruh pada perkembangan janin itu sendiri. Selain itu, diare juga
menghambat pemberian asupan nutrisi ibu hamil kepada bayi, sehingga bayi bisa
mengalami kekurangan nutrisi sehingga resiko lahir cacat lebih tinggi.
Jika ibu hamil mengalami diare yang
terus-menerus apalagi jika fesesnya berbentuk cair atau bahkan bercampur dengan
darah dan lendir, hal ini sangat berbahaya. Ibu hamil sebaiknya menemui dokter
untuk bisa mendapatkan penanganan yang lebih tepat apakah cukup dengan
pemberian obat saja atau perlu melakukan infus.
Demikian informasi mengenai bahaya
diare pada ibu hamil. Jangan abaikan penyakit yang satu ini ketika sedang dalam
keadaan hamil. Lakukanlah gaya hidup sehat dan makan makanan yang sehat dan
mengandung banyak serat supaya pencernaan menjadi lancar dan pertumbuhan bayi
di dalam perut juga tidak terganggu.
Cara Mencegah Diare Pada Ibu Hamil :
Diare pada ibu hamil bisa dicegah, ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah diare pada ibu hamil
seperti berikut:
1.
Ibu hamil harus berusaha untuk berdamai dengan segala perubahan yang
terjadi ketika masa kehamilan agar emosi tetap stabil.
2. Mulai dari sekarang, hentikan
mengkonsumsi obat pencahar yang mungkin biasanya dikonsumsi oleh ibu hamil
untuk mengatasi sembelit.
3.
Biasakan untuk selalu hidup dengan pola hidup yang sehat dan bersih.
4.
Hindarilah makanan yang pada dasarnya belum pernah dikonsumsi sama
sekali, terlebih lagi bagi ibu hamil yang memiliki alergi.
Posted By : Afdoli Frabtiwi
Email :
afdolifrabtiwi7@gmail.com
0 komentar:
Posting Komentar