Banyak tanaman di alam memiliki manfaat dan khasiat bagi
kesehatan.
Biasanya orang menyebutnya dengan tanaman herbal atau obat herbal
yang diolah secara tradisional, berbeda dengan obat berbahan kimia.
Sejak
dahulu sebelum ada obat yang menggunakan bahan kimia, berbagai jenis tanaman
dibuat menjadi jamu dengan resep tertentu yang berfungsi sebagai obat berbagai
penyakit.
Dan juga sebagai pencegahan terhadap serangan penyakit yang artinya jamu
tersebut bermanfaat bagi kesehatan tubuh jenis tanaman tersebut yaitu Temulawak
merupakan bahan yang paling sering ditemukan didalam jamu.
Karena temulawak memiliki
banyak manfaat seperti dapat menambah nafsu makan, mengatasi penyakit hati,
selain itu menurut temulawak tidak hanya dapat
mengobati hepatitis namun dapat menurunkan LDL dan juga menaikan kadar HDL
dalam tubuh.
Temulawak, Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat
yang berasal dari Indonesia.
Khususnya di pulau Jawa, dan menyebar keberbagai
daerah lainnya. Sampai saat ini temulwak telah dibudidayakan diberbagai negara,
sebagian besar berada di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan juga Filipina.
Selain itu, tanaman ini juga dapat ditemui diberbagai negara lain seperti China,
India, Jepang, Korea, Amerika hingga di beberapa negara di Eropa.
Nama yang
digunakan pada temulawak di daerah-daerah di Indonesia berbeda, misalnya saja
suku Sunda menyebutnya dengan koneng gede, sementara di Madura temulawak
disebut juga dengan temu labak.
Nama ilmiah dari temulawak ini adalah Curcuma
xanthorrhiza. Tanaman temulawak dapat tumbuh dengan baik pada keadaan tanah
yang gembur, dan tumbuh di daerah dataran rendah hingga 1500 meter diatas
permukaan laut yang habitatnya berada di hutan tropis.
Namun, Anda tentu saja
dapat dengan mudah menemukan temulawak diberbagai tempat, bahkan di pasar
tradisional.
Manfaat dan Khasiat Temulawak untuk Kesehatan :
Temulawak mengandung kurkuminoid yang biasanya dimanfaatkan
sebagai pengobatan Liver dan juga perawatan pasien osteoatritis. Selain itu
temulawak juga terdapat kandungan minyak atsiri yang berguna untuk penyakit
rematik. Dari kedua zat yang ada didalam temulawak ini juga memiliki zat
anti-oksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Disamping itu kurkumin juga
memiliki beberapa manfaat lain seperti sebagai analgesik, antioksidan dan juga
anti-inflamasi.
Temulawak dapat
mengatasi penyakit hati yang memiliki tingkat SPGT dan SGOT lebih dari normal
selama 6 bulan lebih, disamping itu juga penyakit hati yang masih ada
hubungannya dengan virus B, C atau B dan C.
Selain berguna untuk pengobatan
penyakit hepatitis temulawak juga dapat menurunkan LDL dan menaikan HDL.Selain
itu manfaat temulawak lainnya biasanya dijadikan sebagai hepatoprotektor untuk
melindungi liver akibat adanya efek samping dari penggunaan obat Kolesterol
yang biasanya dikonsumsi dalam jangka panjang.
Manfaat Temulawak bagi kesehatan
lainnya mungkin masih banyak, namun jika ingin mengolah temulawak dan
menjadikannya sebagai jamu, bisa menggunakan panci dari tanah liat, tidak
disarankan menggunakan panci alumunium sebagai tempat merebusnya.
Karena zat
aktif dalam alumunium dapat bereaksi dengan zat-zat yang ada pada temulawak
yang bisa mengakibatkan keracunan.
Lebih baik menggunakan cara yang tradisional menggunakan panci dari tanah liat
yang biasanya memang khusus digunakan untuk merebus jamu.
Temulawak
bisa direbus beberapa kali untuk diambil air rebusannya tersebut namun tidak
dianjurkan melakukannya berkali-kali karena tentu saja kandungan minyak atsiri
dan kurkuma yang terdapat dalam temulawak akan berkurang sehingga manfaat yang
didapatkan kurang optimal
Temulawak bisa mencegah dan juga mengobati dari
berbagai macam penyakit lainnya seperti, pencernaan, ,lambung, sembelit, masuk
angin bahkan memiliki manfaat menghilangkan jerawat di wajah. Jadi tidak ada
salahnya jika mengkonsumsi jamu temulawak.
0 komentar:
Posting Komentar