Trend Sulam Alis kini menjadi marak
diminati oleh kaum Hawa meskipun ada juga kaum Adam yang ikut melakukannya. Sulam alis itu sendiri tidak lain dan tidak
bukan mengubah bentuk alis dari bentuk yang semula. Bertahan hingga 4-5 tahun
bahkan hingga 6 tahun menurut pakar sulam alis itu sendiri. Hasilnya warna alis
menjadi lebih cerah. Sulam alis itu sendiri memang berbeda dengan tato.
Sebab, alat serta bahan yang digunakan untuk sulam alis
ini jelas berbeda. Tapi, apakah ada resiko yang berbahaya jika melakukan
sulam alis? Tentu saja ada, melakukan sulam alis bisa saja beresiko infeksi
pada kulit karena penggunaan tinta dan jarum sulam yang tidak steril. Meski
tinta sulam alis hanya sampai pada lapisan kulit paling atas (epidermis)
sehingga dapat hilang dalam jangka waktu tiga hingga empat tahun, jika
dilakukan dengan bahan dan alat yang tidak steril akan sangat berbahaya. Pada
beberapa kasus kesalahan pada proses sulam alis dapat menimbulkan alergi, gatal
pada kulit, hingga menimbulkan bekas luka permanen. Efek samping dari
sulam alis diantaranya:
Menyebabkan Rasa Sakit
Efek samping sulam alis yang sudah pasti adalah rasa sakit yang cukup menyakitkan pada alis mata. Sakit itu pasti, sulam alis yang dilakukan pasti menimbulkan rasa sakit pada kulit alis yang disulam. Rasa sakit yang dihasilkan dari sulam alis adalah rasa seperti terbakar, perih dan terkuliti pada bagian kulit alis. Rasa sakit tersebut dikarenakan proses sewaktu melakukan sulam alis.
Efek samping sulam alis yang sudah pasti adalah rasa sakit yang cukup menyakitkan pada alis mata. Sakit itu pasti, sulam alis yang dilakukan pasti menimbulkan rasa sakit pada kulit alis yang disulam. Rasa sakit yang dihasilkan dari sulam alis adalah rasa seperti terbakar, perih dan terkuliti pada bagian kulit alis. Rasa sakit tersebut dikarenakan proses sewaktu melakukan sulam alis.
Proses Yang Menyakitkan
Proses sulam alis yang menyakitkan seperti
berikut ini : Alat untuk menyulam alis terbuat dari bahan logam yang runcing.
Di dalam alat itu sudah ada tinta sulam dan juga jarum. menggambar alis dengan
tinta di kulit alis mata. Kulit akan bergesekan secara langsung dengan jarum
yang runcing. Rasa terbakar dan juga perih muncul ketika proses ini. kulit
epidermis akan mengelupas, Anda bisa melihat kulit alis Anda mengelupas setelah
melewati proses sulam alis.
Sulam Alis Menyebabkan Iritasi
Bagi yang berkulit sehat, sulam alis tidak akan menimbulkan iritasi. Bagi yang memiliki kulit yang sensitif, sulam alis akan menimbulkan iritasi pada bagian alisnya. Iritasi tersebut akan menimbulkan bercak merah di sepanjang alis mata. Iritasi itu disebabkan oleh bahan tinta yang digunakannya. Jika melakukan sulam alis di tempat yang kurang profesional, mereka akan mengganti tinta sulam alis menggunakan tinta sintetis yang bisa mengiritasi kulit alis. Tinta yang baik untuk sulam alis adalah tinta
yang terbuat dari sari tumbuhan. Kenali diri Anda, apakah kulit Anda termasuk
kulit sensitif atau tidak. Apakah Anda juga memiliki alergi terhadap tumbuhan
tertentu. Jika iya, jasa penyulam alis harus menggunakan tinta dari sari
tumbuhan yang tidak menimbulkan alergi dan iritasi untuk Anda.
Sulam Alis Merusak Kulit Epidermis
Efek bahaya sulam alis adalah rusaknya eidermis kulit. Menggambar di kulit tubuh bukan berarti tidak berbahaya bagi tubuh dan kesehatan. Alat sulam alis yang terbuat dari logam dan runcing dan disertai dengan jarum akan merusak kulit epidermis di lapisan atas. Tidak hanya itu saja, saraf alis yang terkena goresan jarum sulam akan rusak dan menyebabkan peredaran darah menjadi tidak lancer.
Sulam Alis Menyebabkan Iritasi
Bagi yang berkulit sehat, sulam alis tidak akan menimbulkan iritasi. Bagi yang memiliki kulit yang sensitif, sulam alis akan menimbulkan iritasi pada bagian alisnya. Iritasi tersebut akan menimbulkan bercak merah di sepanjang alis mata. Iritasi itu disebabkan oleh bahan tinta yang digunakannya. Jika melakukan sulam alis di tempat yang kurang profesional, mereka akan mengganti tinta sulam alis menggunakan tinta sintetis yang bisa mengiritasi kulit alis.
Sulam Alis Merusak Kulit Epidermis
Efek bahaya sulam alis adalah rusaknya eidermis kulit. Menggambar di kulit tubuh bukan berarti tidak berbahaya bagi tubuh dan kesehatan. Alat sulam alis yang terbuat dari logam dan runcing dan disertai dengan jarum akan merusak kulit epidermis di lapisan atas. Tidak hanya itu saja, saraf alis yang terkena goresan jarum sulam akan rusak dan menyebabkan peredaran darah menjadi tidak lancer.
Efek
Samping Sulam Alis Lainnya
Terkena Penyakit Kulit
Wanita yang melakukan sulam alis akan mudah
terkena penyakit kulit. Hal itu disebabkan oleh masuknya benda-benda asing ke
dalam pori-pori kulit. Saat melakukan sulam alis, pori-pori bagian alis mata
akan terbuka. Pori-pori yang terbuka akan memudahkan benda asing masuk ke dalam
tubuh. Bahkan tinta sulam alis pun bisa masuk ke dalam pori-pori tubuh. Hal
tersebut sangat berbahaya. Ketika banyak benda-benda asing masuk ke dalam
tubuh, bisa dipastikan tubuh akan mudah terkena penyakit.
Terkena Infeksi
Infeksi merupakan dampak buruk dari sulam
alis yang dilakukan oleh tenaga yang tidak profesional. Tidak ada yang bisa
menjamin ketika Anda menyulam alis Anda tidak akan terkena infeksi. Infeksi
yang terjadi akibat melakukan sulam alis adalah alis mata membengkak. Yang
lebih parah lagi adalah alis mata yang disulam akan menimbulkan nanah. Infeksi
ini bisa ditimbulkan oleh hal-hal berikut ini : tinta yang mengandung bahan
kimia berbahaya dan masuk ke dalam pori-pori. peralatan yang tidak steril.
Kuman bisa melekat pada peralatan yang tidak steril dan akibatnya kuman
tersebut akan masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit yang terbuka.
Luka Pemanen
Jarum sulam yang ujungnya runcing bisa
mengakibatkan luka permanen pada kulit alis Anda. Luka itu bisa berupa garis
memanjang di atas alis mata Anda sehingga akan menimbulkan bekas luka yang
permanen dan tidak bisa dihilangkan.
Menyebabkan Kulit Tertarik Seperti Topeng
Lambat laun kulit akan mengerut seiring
dengan bertambahnya usia. Bagian tubuh yang akan mengerut adalah bagian wajah,
bibir, mata. Jika sulam dilakukan pada bagian alis mata dan mata mengerut /
menyusut, sulam alis akan menyisakan bentuk seperti topeng.
Tertular Penyakit Berbahaya
Penyakit berbahaya seperti AIDS, TBC,
Hepatitis dan juga Sifilis bisa menular melalui jarum yang tidak steril. Bisa
jadi jarum yang digunakan untuk menyulam alis Anda sebelumnya digunakan untuk
menyulam alis penderita AIDS. Jika hal itu terjadi resiko Anda terkena penyakit
AIDS cenderung besar.
Bulu
Alis Mata Terganggu Pertumbuhannya
Sudah dibahas sebelumnya jika lapisan kulit
epidermis akan rusak diakibatkan oleh jarum sulam. Kerusakan kulit itu akan
mempengaruhi pertumbuhan bulu alis mata. Akibatnya bulu alis mata tidak bisa
tumbuh subur seperti sedia kala.
Ketergantungan
Efek paling mematikan dari sulam alis adalah
ketergantungan karena suatu saat warna alis akan memudar. Wanita diharuskan
pergi ke jasa sulam alis untuk menyulam alisnya kembali. Sulam alis menimbulkan
ketergantungan dikarenakan jika wanita tidak menyulam alisnya kembali, bulu
alis mata sudah tidak bisa tumbuh seperti sedia kala maka jalan satu-satunya
adalah dengan melakukan sulam alis kembali. Tidak ada bedanya dengan efek samping
suntik putih permanen.
Nama : Zuhri Fahrima H.
Email
: hartantirima@gmail.com
Blog
: scapelbedah.blogspot.co.id
Wanita yang melakukan sulam alis akan mudah terkena penyakit kulit. Hal itu disebabkan oleh masuknya benda-benda asing ke dalam pori-pori kulit. Saat melakukan sulam alis, pori-pori bagian alis mata akan terbuka. Pori-pori yang terbuka akan memudahkan benda asing masuk ke dalam tubuh. Bahkan tinta sulam alis pun bisa masuk ke dalam pori-pori tubuh. Hal tersebut sangat berbahaya. Ketika banyak benda-benda asing masuk ke dalam tubuh, bisa dipastikan tubuh akan mudah terkena penyakit.
Terkena Infeksi
Infeksi merupakan dampak buruk dari sulam alis yang dilakukan oleh tenaga yang tidak profesional. Tidak ada yang bisa menjamin ketika Anda menyulam alis Anda tidak akan terkena infeksi. Infeksi yang terjadi akibat melakukan sulam alis adalah alis mata membengkak. Yang lebih parah lagi adalah alis mata yang disulam akan menimbulkan nanah. Infeksi ini bisa ditimbulkan oleh hal-hal berikut ini : tinta yang mengandung bahan kimia berbahaya dan masuk ke dalam pori-pori. peralatan yang tidak steril. Kuman bisa melekat pada peralatan yang tidak steril dan akibatnya kuman tersebut akan masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit yang terbuka.
Luka Pemanen
Jarum sulam yang ujungnya runcing bisa mengakibatkan luka permanen pada kulit alis Anda. Luka itu bisa berupa garis memanjang di atas alis mata Anda sehingga akan menimbulkan bekas luka yang permanen dan tidak bisa dihilangkan.
Menyebabkan Kulit Tertarik Seperti Topeng
Lambat laun kulit akan mengerut seiring dengan bertambahnya usia. Bagian tubuh yang akan mengerut adalah bagian wajah, bibir, mata. Jika sulam dilakukan pada bagian alis mata dan mata mengerut / menyusut, sulam alis akan menyisakan bentuk seperti topeng.
Tertular Penyakit Berbahaya
Penyakit berbahaya seperti AIDS, TBC, Hepatitis dan juga Sifilis bisa menular melalui jarum yang tidak steril. Bisa jadi jarum yang digunakan untuk menyulam alis Anda sebelumnya digunakan untuk menyulam alis penderita AIDS. Jika hal itu terjadi resiko Anda terkena penyakit AIDS cenderung besar.
Bulu Alis Mata Terganggu Pertumbuhannya
Sudah dibahas sebelumnya jika lapisan kulit epidermis akan rusak diakibatkan oleh jarum sulam. Kerusakan kulit itu akan mempengaruhi pertumbuhan bulu alis mata. Akibatnya bulu alis mata tidak bisa tumbuh subur seperti sedia kala.
Ketergantungan
Efek paling mematikan dari sulam alis adalah ketergantungan karena suatu saat warna alis akan memudar. Wanita diharuskan pergi ke jasa sulam alis untuk menyulam alisnya kembali. Sulam alis menimbulkan ketergantungan dikarenakan jika wanita tidak menyulam alisnya kembali, bulu alis mata sudah tidak bisa tumbuh seperti sedia kala maka jalan satu-satunya adalah dengan melakukan sulam alis kembali. Tidak ada bedanya dengan efek samping suntik putih permanen.
Nama : Zuhri Fahrima H.
Email
: hartantirima@gmail.com
Blog
: scapelbedah.blogspot.co.id
0 komentar:
Posting Komentar