Pastinya anda sudah tidak asing lagi dengan minuman bersoda,minuman yang mengandung kafein, gula ,asam sitrat dan zat pewarna. Minuman
cukup populer akan kesegaran minuman ini, apalagi di minum waktu siang hari
dalam keadaan terik matahari dan di minum selagi dingin pastinya semua
orang tertarik minuman tersebut. Namun di balik kesegaran minuman
tersebut tergantung bermacam macam bahaya yang akan berefek negatif bagi
orang yang mengkonsumsi.
Dan jangan angap sepele efek dari minuman
bersoda, jika anda sering minuman bersoda akan memberikan efek dalam
jangka dekat. Dan berikut dampak bahaya mengkonsumsi minuman bersoda.
Bahaya minuman bersoda bagi kesehatan:
- Salah satu faktor penyebab diabetes tipe 2
Di dalam satu kaleng minuman bersoda terkandung pemanis yang setara
dengan 10 sendok teh gula. Total gula yang terkandung di dalam soda,
khususnya yang berbentuk cair, dapat membuat gula darah meningkat dan
menyebabkan reaksi insulin dalam tubuh. Jika terus menerus dikonsumi
maka seiring berjalannya waktu dapat menyebabkan diabetes atau
resistensi insulin.
Penelitian yang dilakukan di negara Amerika Serikat mengenai bahaya
tersebut terhadap 3256. Mereka rutin mengkonsumsi minuman bersoda
minimal 2 kali sehari. Hasilnya, sebanyak 30% responden mengalami
kerusakan ginjal dan penurunan fungsinya.
- Meningkatkan Risiko Obesitas
Di Amerika Serikat, tingkat obesitas pada anak-anak sangatlah tinggi.
Salah satu penyebabnya adalah minuman bersoda. Anak-anak di Amerika
Serikat mengkonsumsi minuman bersoda layaknya meminum air putih. Setelah
makan, mereka pasti minum minuman bersoda. Hasilnya, mereka banyak yang
menderita obesitas.
Ingat, obesitas merupakan salah satu pemicu dari munculnya
penyakit-penyakit lain. Di antaranya diabetes, stroke, kerusakan jantung
koroner, dan berbagai penyakit serius lainnya.
Sebuah Riset di Universitas Harvard menemukan bahwa menenggak 12-ounce
(350 ml) minuman berpemanis setiap hari meningkatkan risiko penyakit
jantung sebesar 29 persen. Bahkan penelitian yang baru saja dirilis
University of Sydney menemukan bahwa anak yang minum setidaknya satu
jenis minuman ringan setiap hari berisiko mengalami penyempitan arteri
di bagian belakang mata, yang mengarah pada peningkatan risiko
hipertensi dan penyakit jantung.
- Meningkatkan produksi urin
Efek negatif dari minuman bersoda untuk pencernaan mineral dalam tubuh
adalah meningkatkan produksi urin di mana dapat membuat kita mengalami
dehidrasi. Mineral yang harusnya diserap oleh tubuh malah diolah menjadi
urin dan mau tidak mau harus dikeluarkan dari tubuh. Maka dari itu
untuk menghilangkan haus, janganlah minum minuman bersoda karena malah
akan memberi efek haus yang lebih.
Baru-baru ini sebuah studi yang di presentasikan di American Academy of
Neurology menemukan fakta bahwa mereka yang minum soda lebih dari empat
gelas atau kaleng soda setiap harinya lebih mungkin mengalami depresi
klinis sebesar 30% dibandingkan mereka yang menghindarinya.
- Meningkatkan Risiko Kanker Pankreas
Dalam suatu penelitian di Amerika Serikat, kandungan minuman bersoda
dipercaya sebagai salah satu pemicu timbulnya kanker pankreas. Dalam
penelitian tersebut, 87% responden yang minimal mengkonsumsi minuman
bersoda 2 kali sehari mengalami peningkatan risiko kanker pankreas.
Penelitian dilakukan terhadap 60524 responden (pengonsumsi minuman
bersoda) selama 14 tahun. Hasilnya, sebanyak 87% mengalami risiko kanker
pankreas yang terlihat melalui gejala-gejalanya.
- Risiko Terkena Masalah Paru
Para ilmuwan di Australia Universitas Adelaide mewawancarai lebih dari
16.000 orang selama dua tahun dan menemukan hubungan antara konsumsi
minuman ringan dan asma serta penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Semakin sering seseorang mengonsumsi minuman ringan, semakin besar
kemungkinan mereka menderita asma atau PPOK.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kandungan asam fosfat pada
minuman bersoda mampu menghambat penyerapan kalsium tubuh, termasuk oleh
organ gigi. Selain pertumbuhannya yang terganggu, kandungan glukosa,
sukrosa, dan fruktosa di dalam minuman bersoda juga membuat gigi lebih
rentan terkena karies (karang gigi).
- Kecacatan dan kematian pada janin bagi ibu hamil
Ibu yang sedang hamil bila mengkonsumsi minuman bersoda dapat membuat
adana kemungkinan janin mengalami kecacatan. Tetapi yang paling parah
adalah janin dapat saja mati akibat ibu yang gemar meminum minuman
bersoda. Maka dari iu untuk ibu hamil dan menyusui wajib untuk tidak
mengkonsumsi minuman bersoda.
- Tidak mengandung nilai gizi
Tidak hanya memiliki banyak efek berbahaya, ternyata soda juga sama
sekali tidak memiliki nilai gizi di dalamnya. Soda adalah zat alami yang
merugikan tubuh karena kadar gula, natrium dan kafein yang tinggi dapat
menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi dan dalam jangka panjang dapat
menyebabkan dehidrasi kronis.
0 komentar:
Posting Komentar