Penyebab Kulit Kering

Kondisi sehari-hari yang dapat menjadi penyebab kulit kering:

1. Udara kering
Saat cuaca dingin tiba, udara sekitar cenderung kering sehingga suka mencuri kelembaban dari kulit manusia. Biasanya hal ini bukan masalah besar bagi negara tropis seperti Indonesia. Namun yang menjadi masalah adalah penggunaan AC yang juga bisa menjadi salah satu penyebab kulit kering.Suhu AC yang terlalu dingin dapat menyebabkan udara ruangan menjadi kurang lembap dan kulit kering akan mudahterjadi pada orang-orang yang lama berada di dalamnya.Untuk membalikkan efek buruk tersebut, gunakan pelembab dan aturlah agar suhu AC tidak tertalu dingin. Saat cuaca di luar panas, Anda juga bisa memperlengkapi diri dengan topi, scarf, maupun sarung tangan saat pergi ke luar.
2. Mandi terlalu lama
Mungkin Anda berfikir bahwa semakin lamamandi, maka kulit akan semakin lembab. Justru mandi yang terlalu lama akan membuat semakin banyak air yang menguap dari tubuh. Alasannya, setelah mandi  selesai, air di permukaan tubuh justru akan menguap lebih cepat dan berisiko membuat kulit kering.Solusi terbaik agar kelembapan kulit selalu terjaga adalah dengan membatasi waktu mandi sekitar 5-10 menit saja.
3. Sabun
Sabun bisa dengan cepat menghilangkan minyak alami pelindung kulit. Yang tak banyak orang tahu adalah kita tak perlu mengoleskan sabun ke seluruh tubuh saat mandi. Cukup aplikasikan sabun pada bagian tubuh yang memang kotor seperti wajah, tangan, kaki, selangkangan, dan ketiak. Sisa bagian tubuh lainnya cukup dibilas dengan air saja.Hal yang senada dengan itu adalah kebiasaan mencuci tangan, meski dokter sering menganjurkan kita untuk rajin cuci tangan, namun kebiasaan baik satu ini juga seringkali menyebabkan kulit kering. Hal ini terjadi ketika Anda salah memilih sabun atau menggunakannya secara berlebihan.Saat memilih produk sabun, kita seringkali juga memilih bahan yang terlalu keras, misalnya yang mengandung deodoran atau antibakteri. Padahal untuk kulit kering, sabun yang disarankan adalah yang ringan dan bebas pewangi.
4. Menggosok kulit
Menggosok kulit saat mandi memang dapat membantu membersihkan kulit dari berbagai kotoran. Namun, tanpa Anda sadari, aktifitas rutin ini bisa menyebabkan kulit kering. Apalagi menggosok kulit dengan alat bantu seperti spon, flanel, ataupun batu. Gesekan antara alat gosok dan kulit inilah yang berpotensi menyebabkan kekeringan pada kulit.
5. Mandi air panas
Mandi air panas memang nikmat karena bisa melancarkan sirkulasi darah dan bikin badan jadi enteng. Akan tetapi, air panas, termasuk mandi uap panas, juga bisa membabat habis minyak alami yang melindungi kulit.Lantas apa yang harus dilakukan soal ini?Pertama, lebih baik pilih cara mandi menggunakan shower atau pancuran daripada berendam. Sebisa mungkin batasi penggunaan air panas, dan kurangi durasi waktu mandinya.Anda bisa memilih air hangat atau suam-suam kuku. Matikan airnya ketika Anda mengaplikasikan sabun agar tubuh tidak terus-menerus terekspos air. Setelah itu, tepuk-tepuk tubuh dengan handuk (bukan menggosokkannya) untuk mengeringkannya, dan langsung oleskan pelembab.
6. Gesekan Handuk
Tidak banyak yang menyangka bahwa gesekan berlebihan antara tubuh dan handuk dapat membuat permukaan kulit menjadi kering. Jadi, setelah mandi, keringkanlah kulit Anda dengan cara menepuk-nepuknya dengan handuk secara lembut.
7. Salah pakai pelembab
Kalau kulit tergolong kering, maka mungkin Anda sudah mencoba belasan bahkan puluhan produk pelembab. Memang pelembab memegang peranan penting dalam perawatan kulit kering, akan tetapi para ahli mendapati kalau kebanyakan orang salah saat mengaplikasikannya.Kesalahan terbesar seseorang adalah mengoleskan pelembab saat kulit dalam keadaan kering. Padahal pelembab seharusnya dioleskan ketika kulit dalam keadaan ‘basah’. Dengan demikian, pelembab bisa menahan kelembaban di kulit.Tentunya keadaan ‘basah’ yang dimaksud di sini bukanlah basah sesungguhnya. Sesudah mandi, tepuk-tepuk kulit memakai handuk hingga kering, lalu langsung oleskan pelembabnya. Biarkan pelembab meresap selama beberapa menit, lalu berpakaian.Selain cara pengaplikasiannya, memilih jenis pelembab yang tepat juga penting. Para ahli menyarankan pemilik kulit kering untuk memilih produk yang ringan, bebas pewangi atau alkohol.Tekstur pelembabnya sebaiknya juga kentaldan berminyak agar mampu menahan kelembaban. Cara mudah mengujinya adalah dengan membubuhkan losion ke telapak tangan, lalu balik telapak tangan ke bawah. Kalau pelembabnya menetes, maka teksturnya kurang pekat.
8. Bahan pakaian
Masih berkaitan dengan gesekan kulit, jadi bahan pakaian akan berpengaruh besar terhadap kulit. Pakaian ketat dan berbahan kasar akan menimbulkan gesekan yang lebih pada kulit sehingga berpotensi menyebabkan kulit kering bahkan iritasi.Dan ingat, kalau kulit iritasi, gunakan detergen yang tidak mengandung pewarna dan pewangi untuk mencuci pakaian Anda.
9. Efek obat
Beberapa jenis obat yang berpotensi menjadi penyebab kulit kering antara lain obat untuk mengatasi psoriosis, diabetes, hipotiroidisme, serta malnutrisi. Di sampingitu, obat untuk hipertensi (diuretik) dan jerawat atau masalah kulit lainnya (retinoid)juga termasuk.Begitu Anda merasakan efek samping dari pengobatan yang diminum, maka segera konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan mengganti obatnya atau mengurangi dosisnya.


By: Meiriana Shinta P
Email: shintapradita991@gmail.com
Blog: Shintapradita991.blogspot.com
Share on Google Plus

About Shinta

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar